SILABUS BHS INGGRIS KELAS X PEMINATAN

 SILABUS BHS INGGRIS KELAS X PEMINATAN

3.1 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan, serta responnya, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.1 Menyusun teks lisan dan tulis untuk mengucapkan dan merespon ajakan melakukan suatu tindakan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, yang benar dan sesuai konteks.

Teks lisan dan tulis untuk mengucapkan dan merespon ajakan melakukan suatu tindakan.
Fungsi sosial
Menjaga hubungan interpersonal dengan guru, teman dan orang lain
Struktur teks
Mengucapkan ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan.
Let’s play game! , Why don’t you join the contest? Shall I finish this job? Shall we have dinner tonight?
Unsur kebahasaan
Kosa kata, tata bahasa, ucapan, tekanan kata, dan intonasi.
Topik
Berbagai hal terkait dengan interaksi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran, di dalam maupun di luar kelas.

Mengamati
• Siswa mendengarkan/menonton interaksi ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan.
• Siswa mengikuti interaksi mengucapkan ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan.
• Siswa menirukan model interaksi mengucapkan ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan.
• Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mengidentifikasi ciri-ciri interaksi mengucapkan ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan).
Menanya (questioning)
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan antar berbagai ungkapan mengucapkan ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan dalam bahasa inggris perbedaan ungkapan dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan ungkapan lain, dsb.
Mengeksplorasi
Siswa mengucapkan ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan dengan bahasa Inggris dalam konteks simulasi, role-play, dan kegiatan lain yang terstruktur.
Mengasosiasi
• Siswa membandingkan ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan yang telah dipelajari dengan yang ada di berbagai sumber lain.
• Siswa membandingkan antara ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan dalam bahasa Inggris dan dalam bahasa siswa.
Mengomunikasikan
• Siswa mengucapkan ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan dengan bahasa Inggris, di dalam dan di luar kelas.
• Siswa menuliskan permasalahan dalam menggunakan bahasa Inggris untuk mengucapkan ungkapan ajakan melakukan suatu tindakan dalam jurnal belajar (learning journal).

3.2 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada formulir isian yang digunakan di perusahaan, bank, instansi, dll.
4.2 Menangkap makna dan mengisi pada formulir isian yang digunakan di perusahaan, bank, instansi, dll, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks. Formulir isian yang digunakan di perusahaan, bank, instansi, dll.
Fungsi sosial
Memberikan data yang jelas
Struktur Teks
Ungkapan yang lazim digunakan dalam teks iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) di media massa secara urut dan runtut.
Unsur kebahasaan
Kosa kata , tata bahasa, ejaan, dan tanda baca yang tepat, penulisan dengan tulisan tangan atau cetak yang jelas dan rapi
Multimedia:
Layout, dekorasi, yang membuat tampilan teks lebih menarik
Mengamati
• Siswa mencermati beberapa formulir dari berbagai berbagai sumber dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, unsur kebahasaan, maupun format penyampaian/penulisannya.

• Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mencoba mengisi formulir dengan kalimat atau kata yang tepat.

Menanya
• Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan berbagai formulir dalam bahasa Inggris dan perbedaan formulis dengan yang ada dalam bahasa Indonesia.
Mengeksplorasi
• Siswa membaca/membacakan berbagai formulir dari berbagai sumber dengan menerapkan strategi yang sesuai.
• Siswa berlatih mengisi berbagai formulir yang diberikan dengan tulisan yang rapi.
Mengasosiasi
• Siswa menganalisis berbagai formulir dengan memperhatikan format penulisannya melalui strategi yang digunakan.
• Siswa membandingkan formulir yang dibaca/dibacakan guru dengan yang dipelajari dari berbagai sumber lain.
• Siswa memperoleh balikan (feedback) dari guru dan teman tentang fungsi sosial dan unsur kebahasaan formulir.
Mengomunikasikan
• Siswa mempresentasikan isian beberapa formulir
• Membuat jurnal belajar (learning journal)
3.3 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada ungkapan simpati dan responnya, sesuai dengan konteks penggunaannya
4.3 Menyusun teks lisan dan tulis untuk mengucapkan dan merespon ungkapan simpati, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, yang benar dan sesuai konteks.
Teks lisan dan tulis untuk mengucapkan dan merespon ungkapan simpati,
Fungsi sosial
Menjaga hubungan interpersonal dengan guru, teman dan orang lain
Ungkapan
I am sorry to hear that. Poor you!
Unsur kebahasaan
Kosa kata, tata bahasa, ucapan, tekanan kata, dan intonasi.
Topik
Berbagai hal terkait dengan interaksi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran, di dalam maupun di luar kelas.
Mengamati
• Siswa mendengarkan/menonton interaksi mengucapkan simpati.
• Siswa mengikuti interaksi mengucapkan rasa simpati.
• Siswa menirukan model interaksi mengucapkan rasa simpati.
• Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mengidentifikasi ciri-ciri interaksi mengucapkan rasa simpati (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan).
Menanya
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan antar berbagai ungkapan simpati dalam bahasa Inggris perbedaan ungkapan dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan ungkapan lain, dsb.
Mengeksplorasi
Siswa mengucapkan ungkapan simpati dengan bahasa Inggris dalam konteks simulasi, role-play, dan kegiatan lain yang terstruktur.
Mengasosiasi
• Siswa membandingkan ungkapan simpati yang telah dipelajari dengan yang ada di berbagai sumber lain.
• Siswa membandingkan antara ungkapan dalam bahasa Inggris dan dalam bahasa siswa.
Mengomunikasikan
• Siswa mengucapkan ungkapan simpati dengan bahasa Inggris, di dalam dan di luar kelas.
• Siswa menuliskan permasalahan dalam menggunakan bahasa Inggris untuk mengucapkan rasa simpati dalam jurnal belajar (learning journal).
3.4 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan untuk menyatakan dan menanyakan tentang keharusan melakukan suatu tindakan/kegiatan pada waktu yang akan datang, saat ini, atau waktu lampau, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.4 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan menanyakan tentang keharusan melakukan suatu tindakan/kegiatan pada waktu yang akan datang, saat ini, atau waktu lampau, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.
Teks lisan dan tulis untuk menyatakan, menanyakan tentang keharusan melakukan suatu tindakan/kegiatan pada waktu yang akan datang, saat ini, atau waktu lampau
Fungsi sosial
Menyatakan dan menanyakan keharusan untuk menyarankan dan mengingatkan.
Struktur teks
You should take a rest because you will have a test tomorrow. Anggi should have booked the ticket in advance.
Unsur kebahasaan
Kata kerja modal should dengan simple, continuous, dan perfect tense; tata bahasa, ucapan, tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, tulisan tangan dan cetak yang jelas dan rapi.
Topik
Berbagai hal terkait dengan interaksi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran, di dalam maupun di luar kelas.
Mengamati
• Siswa mendengarkan dan membaca banyak kalimat should dengan simple, continous, perfect tense, dalam berbagai konteks.
• Siswa mengikuti interaksi tentang keharusan melakukan suatu tindakan/kejadian pada waktu yang akan datang, saat ini, atau akan waktu lampau selama proses pembelajaran, dengan bimbingan guru.
• Siswa menirukan contoh-contoh kalimat should dengan simple, continous, perfect tense
• Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mengidentifikasi ciri-ciri kalimat should dengan simple, continous, perfect tense (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan).
Menanya
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan kalimat should dengan simple, continous, dan perfect tense dalam bahasa Inggris serta perbedaan kalimat should dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan ungkapan lain, dsb.
Mengasosiasi
• Siswa menyatakan dan menanyakan keharusan melakukan suatu tindakan/kejadian pada waktu yang akan datang, saat ini, atau akan waktu lampau dalam bahasa Inggris dalam konteks simulasi, role-play, dan kegiatan lain yang terstruktur.
• Siswa menyatakan dan menanyakan keharusan melakukan suatu tindakan/kejadian pada waktu yang akan datang, saat ini, atau akan waktu lampau dalam bahasa Inggris dalam proses pembelajaran.
Mengasosiasi
• Siswa membandingkan kalimat should dengan simple, continous, perfect tense yang telah dipelajari dengan ungkapan-ungkapan lainnya.
• Siswa membandingkan antara kalimat keharusan melakukan suatu tindakan/kejadian pada waktu yang akan datang, saat ini, atau akan waktu lampau dalam bahasa Inggris dengan ungkapan keharusan dalam bahasa ibu atau bahasa Indonesia.
Mengomunikasikan
• Siswa menyatakan dan menanyakan keharusan melakukan suatu tindakan/kejadian pada waktu yang akan datang, saat ini, atau akan waktu lampau, di dalam dan di luar kelas.
• Siswa menuliskan permasalahan dalam menggunakan bahasa Inggris untuk menyatakan dan menanyakan keharusan dalam jurnal belajarnya
3.5 Menganalisis struktur teks dan unsur kebahasaan untuk menyatakan dan menanyakan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.5 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan menanyakan tentang kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, yang benar dan sesuai konteks.
Teks lisan dan tulis tentang menyatakan dan menanyakan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu sesuai dengan konteks penggunaannya.
Fungsi sosial
Menjaga hubungan interpersonal dengan guru, teman dan orang lain
Struktur teks
Dewi is too weak to walk alone. Munandar is qualified enough to have that job.
Unsur kebahasaan
(1) Kata penghubung sebab akibat (cause & effect) Too and enough,
(2) ucapan, tekanan kata, intonasi,
(3) ejaan, tanda baca, tulisan tangan dan cetak yang jelas dan rapi.
Topik
Berbagai hal terkait dengan interaksi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran, di dalam maupun di luar kelas.

Mengamati
• Siswa mendengarkan dan membaca banyak kalimat pernyataan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu, dalam berbagai konteks.
• Siswa menirukan contoh-contoh kalimat pernyatakan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu
• Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mengidentifikasi ciri-ciri pernyatakan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan).
Menanya
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan antar berbagai kalimat pernyatakan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu yang ada dalam bahasa Inggris, perbedaan kalimat dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan kalimat lain, dsb.
Mengeksplorasi
a. Siswa menyatakan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu bahasa Inggris dalam konteks tanyajawab, dan kegiatan lain yang terstruktur.
b. Siswa berusaha menyatakan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu dalam bahasa Inggris selama proses pembelajaran.
Mengasosiasi
• Siswa membandingkan pernyatakan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu yang telah dipelajari dengan bentuk pernyataan lainnya.
• Siswa membandingkan antara pernyatakan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu dalam bahasa Inggris dengan ungkapan keharusan dalam bahasa ibu atau bahasa Indonesia.
Mengomunikasikan
• Siswa menyatakan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu dengan bahasa Inggris, di dalam dan di luar kelas.
• Siswa menuliskan permasalahan dalam menggunakan bahasa Inggris untuk menyatakan kecukupan untuk dapat/tidak dapat melakukan sesuatu dalam jurnal belajarnya.

3.6 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) di media massa, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.6 Menangkap makna dalam iklan barang, jasa, dan peristiwa (event) dari media massa.
4.7 Menyusun teks tulis iklan barang, jasa, dan peristiwa (event), dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks. Teks tulis iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) di media massa
Fungsi sosial
Membujuk orang lain untuk membeli/memakai barang/jasa dan menonton/mengikuti kegiatan (event)
Struktur Teks
Ungkapan yang lazim digunakan dalam teks iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) di media massa secara urut dan runtut.
Unsur kebahasaan
Kosa kata , tata bahasa, ucapan, rujukan kata, tekanan kata, intonasi, ejaan, dan tanda baca yang tepat, dengan pengucapan yang lancar dan penulisan dengan tulisan tangan atau cetak yang jelas dan rapi
Multimedia:
Layout, dekorasi, yang membuat tampilan teks lebih menarik
Mengamati
• Siswa membaca/membacakan teks iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) di media massa dari berbagai sumber dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, unsur kebahasaan, maupun format penyampaian/penulisannya.
• Siswa mencoba menirukan pengucapannya dan menyalin teks yang digunakan.
• Siswa belajar membaca cepat untuk mendapat gambaran umum dari teks melalui proses skimming dan scanning untuk mendapatkan informasi khusus.

Menanya
• Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan antar berbagai iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) dalam bahasa Inggris, perbedaan ungkapan dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan ungkapan lain, dsb.
Mengeksplorasi
• Siswa membaca berbagai teks tulis iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) dari berbagai sumber dengan menerapkan strategi yang sesuai.
• Siswa berlatih membacakan teks iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) dari media massa dengan pengucapkan dan intonasi yang tepat kepada teman.
Mengasosiasi
• Siswa menganalisis teks iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) dari media massa dengan memperhatikan format penulisannya melalui strategi yang digunakan.
• Siswa membandingkan teks iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) dibaca/dibacakan guru dengan yang dipelajari dari berbagai sumber lain.
• Secara berkelompok siswa mendiskusikan teks iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) yang mereka temukan dari sumber lain.
• Siswa memperoleh balikan (feedback) dari guru dan teman tentang fungsi sosial dan unsur kebahasaan yang sampaikan dalam kerja kelompok.
Mengomunikasikan
• Siswa membuat teks iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) dalam kerja kelompok
• Siswa menyampaikan iklan barang, jasa, dan kegiatan (event) secara tertulis dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai dengan konteks
• Membuat jurnal belajar (learning journal)
3.7 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks recount berbentuk laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.8 Menangkap makna teks recount lisan dan tulis, tentang laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah.
4.9 Menyusun teks recount lisan dan tulis, tentang laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks Teks recount, lisan dan tulis berbentuk laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah.
Fungsi sosial
Menguraikan langkah-langkah tindakan dan kejadian dalam bentuk laporan kerja dan tentang peristiwa bersejarah, untuk mempertanggung-jawabkan, meneladani, dan mendapatkan pelajaran berharga.
Struktur teks
(1) Orientasi: menyebutkan tujuan dan langkah-langkah tindakan dan kejadian secara umum
(2) Uraian tindakan/kejadian secara berurut dan runtut
(3) Penutup (seringkali ada): komentar atau penilaian umum.
Unsur kebahasaan
(1) Kata-kata terkait dengan kegiatan siswa dan kejadian bersejarah yang banyak dibicarakan.
(2) Past: Simple, Continuous, Perfect tense
(3) Adverbial dan frasa presposisional yang menyatakan waktu, cara, dsb.
(4) Ucapan, rujukan kata tekanan kata, intonasi, ketika mempresentasikan secara lisan.
Topik
Kegiatan siswa dalam proses pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran lain, dan peristiwa sejarah, dengan memberikan keteladanan tentang perilaku kewirausahaan, daya juang, percaya diri, tanggung jawab, disiplin.
Mengamati
• Siswa membaca/mendengarkan/ menonton berbagai macam laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah dari berbagai sumber.
• Siswa memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, unsur kebahasaan, maupun format penyampaian/ penulisannya.
• Siswa belajar membaca cepat untuk mendapat gambaran umum dari teks melalui proses skimming dan scanning untuk mendapatkan informasi khusus.
Menanya
• Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan antar laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah yang ada dalam bahasa Inggris, perbedaan teks dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia,.
• Siswa Menanya mengenai gagasan pokok informasi rinci dan informasi tertentu dalam laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah
Mengeksplorasi
• Siswa membaca/mendengarkan beberapa laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah dengan strategi dari berbagai sumber.
• Siswa membacakan laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah kepada teman dengan menggunakan unsur kebahasaan yang tepat

• Siswa secara berkelompok menuliskan laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan
Mengasosiasi
• Secara berpasangan siswa saling menganalisis laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah dengan strategi membaca, yang ditulis dengan fokus pada fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan.
• Siswa memperoleh balikan (feedback) dari guru dan teman tentang hasil analisis yang disampaikan dalam kerja kelompok.
Mengomunikasikan
• Siswa menyampaikan laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah kepada teman dan guru
• Siswa membuat laporan kerja dan uraian peristiwa bersejarah melalui 5 tahapan menulis

• Siswa membuat jurnal belajar (learning journal)

3.8 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan untuk menyatakan dan menanyakan tentang tindakan/kegiatan/kejadian yang akan, sedang, dan telah dilakukan/terjadi di waktu yang akan datang, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.10 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan menanyakan tentang tindakan/kegiatan/kejadian yang akan, sedang, dan telah dilakukan/terjadi di waktu yang akan datang, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, yang benar dan sesuai konteks.

Teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan menanyakan tentang tindakan/kegiatan/kejadian yang akan, sedang, dan telah dilakukan/terjadi di waktu (Will dengan Simple, Continuos, Perfect Tense).
Fungsi sosial
Menyatakan tindakan/kegiatan/kejadian yang akan, sedang, dan telah dilakukan/terjadi di waktu yang akan datang
Struktur teks
You will meet her soon. She will be waiting for you there, .My classmate will have been here by the time you arrive.
Unsur kebahasaan
(1) Will dengan simple, continuous, dan perfect tense
(2) ucapan, tekanan kata, intonasi
(3) ejaan, tanda baca, tulisan tangan dan cetak yang jelas dan rapi.
Topik
Berbagai hal terkait dengan interaksi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran, di dalam maupun di luar kelas.
Mengamati
• Siswa mendengarkan dan membaca banyak kalimat pernyataan dan pertanyaan tentang tindakan/ kegiatan/kejadian yang akan, sedang, dan telah dilakukan/terjadi di waktu yang akan datang, dalam berbagai konteks.
• Siswa mengikuti interaksi untuk menyatakan dan menanyakan tentang tindakan/kegiatan /kejadian yang akan, sedang, dan telah dilakukan/terjadi di waktu yang akan datang selama proses pembelajaran, dengan bimbingan guru.
• Siswa menirukan contoh-contoh pernyataan dan pertanyaan tentang tindakan/kegiatan/kejadian yang akan, sedang, dan telah dilakukan/terjadi di waktu yang akan datang
• Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mengidentifikasi ciri-ciri penyataan dan pernyataan tentang tindakan/kegiatan/kejadian yang akan, sedang, dan telah dilakukan/terjadi di waktu yang akan datang (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
Menanya
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan antar berbagai pernyataan dan pertanyaan tentang tindakan/kejadian yang terjadi diwaktu yang akan datang yang ada dalam bahasa Inggris, perbedaan ungkapan dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan ungkapan lain, dsb.
Mengeksplorasi
a. Siswa menyatakan dan menanyakan keharusan dalam bahasa Inggris dalam konteks tanyajawab dan kegiatan lain yang terstruktur.
b. Siswa berusaha menyatakan dan menanyakan tentang tindakan/kegiatan/kejadian yang akan, sedang, dan telah dilakukan/terjadi di waktu yang akan datang dalam bahasa Inggris selama proses pembelajaran.
Mengasosiasi
• Siswa membandingkan ungkapan tentang tindakan/kejadian yang terjadi diwaktu yang akan datang yang telah dipelajari dengan ungkapan-ungkapan lainnya.
• Siswa membandingkan antara pernyataan dan pertanyaan tentang tindakan/kegiatan/kejadian yang akan, sedang, dan telah dilakukan/terjadi di waktu yang akan datang dalam bahasa Inggris dengan pernyataan dan pertanyaan dalam bahasa ibu atau bahasa Indonesia.
Mengomunikasikan
• Siswa menyatakan dan menanyakan tentang tindakan/kegiatan/kejadian yang akan, sedang, dan telah dilakukan/terjadi di waktu yang akan datang dengan bahasa Inggris, di dalam kelas.
• Siswa menuliskan learning jurnal

3.9 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks naratif lisan dan tulis berbentuk cerita pendek, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.11 Menangkap makna jenis teks naratif berbentuk cerita pendek, lisan dan tulis.
Teks narrative lisan dan tulis berbentuk cerita pendek.

Fungsi Sosial
Memperoleh hiburan, menghibur dan mengajarkan nilai-nilai moral melalui cerita pendek
Struktur teks
a. Orientasi: menyebutkan tempat dan waktu dan memperkenalkan tokoh-tokohnya
b. Evaluasi: terhadap masalah yang dihadapi tokoh
c. Komplikasi: muncul krisis
d. Resolusi: krisis berakhir secara baik atau tidak baik bagi tokoh
Unsur kebahasaan
(1) Will dengan simple, continuous, dan perfect tense
(2) Adverbia penghubung waktu.
(3) Adverbia dan frasa preposisional penujuk waktu.
(4) Ucapan, rujukan kata, tekanan kata, intonasi, ketika mempresentasikan secara lisan.
Topik
Cerita yang memberikan keteladanan tentang perilaku peduli, percaya diri, cinta damai, bertanggung jawab.
Mengamati
• Siswa membaca/mendengarkan/ menonton berbagai macam cerita pendek berbahasa Inggris dari berbagai sumber.
• Siswa memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, unsur kebahasaan, maupun format penyampaian/penulisannya cerita pendek.
• Siswa belajar membaca cepat untuk mendapat gambaran umum dari cerita pendek melalui proses skimming, scanning dan inferencing, untuk mendapatkan informasi khusus.
Menanya
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan antar berbagai cerita pendek yang ada dalam bahasa Inggris, perbedaan cerita pendek dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, dsb.
Mengeksplorasi
• Siswa membaca/mendengarkan beberapa cerita pendek dari berbagai sumber.

• Siswa membacakan cerita pendek kepada teman dengan menggunakan unsur kebahasaan yang tepat

• Siswa berlatih menemukan informasi dan pesan dari cerita pendek yang didengar/dibaca dengan menggunakan strategi

Mengasosiasi
• Secara berpasangan siswa saling menganalisis cerita yang ditulis dengan fokus pada fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan.
• Siswa memperoleh balikan (feedback) dari guru dan teman tentang hasil analisis yang disampaikan dalam kerja kelompok.
Mengomunikasikan
• Siswa melaporkan isi cerita pendek yang dibaca/didengar kepada guru dan teman
• Siswa membuat kliping cerita pendek dengan menyalin dan beberapa sumber.
• Siswa membuat jurnal belajar (learning journal)

3.10 Menganalisis fungsi social, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada ungkapan untuk menyatakan keterkaitan/sebab akibat, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.12 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan menanyakan tentang keterkaitan/sebab akibat, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, yang benar dan sesuai konteks.
Teks lisan dan tulis tentang menyatakan keterkaitan/sebab akibat sesuai dengan konteks penggunaannya.
Fungsi sosial
Menjelaskan keterkaitan (sebab/akibat) suatu kejadian/peristiwa
Struktur teks
Farid didn’t go to school because of the rain. Jehan can speak English well do to learning contextually. Please say thank to your manager.
Unsur kebahasaan
(1) Kata penghubung sebab akibat (cause & effect) (Becuase of …, due to …, thanks to …tata bahasa, ucapan, tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, tulisan tangan dan cetak yang jelas dan rapi.
Topik
Berbagai hal terkait dengan interaksi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran, di dalam maupun di luar kelas

MENGAMATI
• Siswa mendengarkan dan membaca beberapa kalimat yang menyatakan keterkaitan/sebab akibat, dalam berbagai konteks.
• Siswa mengikuti interaksi tentang pernyataan keterkaitan/sebab akibat selama proses pembelajaran, dengan bimbingan guru.
• Siswa menirukan contoh-contoh kalimat yang menyatakan keterkaitan/sebab akibat.
• Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mengidentifikasi ciri-ciri pernyataan keterkaitan/sebab akibat (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan).
MENANYA
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan antar berbagai pernyataan keterkaitan/sebab akibat yang ada dalam bahasa Inggris, perbedaan ungkapan dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan ungkapan lain, dsb.
Mengeksplorasi
a. Siswa berlatih membuat kalimat sebab/akibat sesuai dengan konteks penggunaan
b. Siswa menyatakan keterkaitan/sebab akibat bahasa Inggris dalam konteks simulasi, role-play, dan kegiatanlain yang terstruktur.
c. Siswa berusaha menyatakan keterkaitan/sebab akibat suatu kejadian/peristiwa dalam bahasa Inggris dalam proses pembelajaran.
MENGASOSIASI
• Siswa membandingkan pernyatakan keterkaitan/sebab akibat suatu kejadian/peristiwa yang telah dipelajari dengan ungkapan-ungkapan lainnya.
• Siswa membandingkan antara pernyatakan keterkaitan/sebab akibat suatu kejadian/peristiwa dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa ibu atau bahasa Indonesia.
Mengomunikasikan
• Siswa menyatakan keterkaitan/sebab akibat suatu kejadian/peristiwa dengan bahasa Inggris, di dalam dan di luar kelas.
• Siswa menuliskan permasalahan dalam menggunakan bahasa Inggris untuk menyatakan keterkaitan/sebab akibat dalam jurnal belajarnya.
3.11 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks explanation tentang gejala alam, terkait dengan mata pelajaran lain di Kelas X, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.13 Menangkap makna dalam teks explanation lisan dan tulis.
4.14 Menyunting teks berbentuk explanation dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks tersebut.
4.15 Menyusun teks explanation lisan dan tulis tentang gejala alam, terkait dengan mata pelajaran lain di Kelas X, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, yang benar dan sesuai konteks Teks explanation lisan dan tulis tentang gejala alam
Fungsi Sosial
Menjelaskan terjadinya gejala alam dan sosiokultural secara ilmiah
Struktur teks
a. Pernyataan umum yang meyakinkan tentang gejala alam atau sosiokultural.
b. Serangkaian penjelasan tentang mengapa dan bagaimana gejala yang dimaksud terjadi.
Unsur kebahasaan
(1) Kata-kata dan ungkapan terkait dengan gejala alam dan gejala sosiokultutal pada umumnya, biasanya juga bukan tentang orang
(2) Berisi serangkaian tindakan dan deskripsi benda-benda yang terlibat
(3) Kata kerja dalam present tense dan past tense: simple, conitnuous, perfect.
(4) Passive Voice sering digunakan
(5) Adverbia dan frasa preposisional penujuk waktu dan sebab akibat.
(6) Ejaan dan tulisan tangan dan cetak yang jelas dan rapi.
(7) Ucapan, rujukan kata, tekanan kata, intonasi, ketika mempresentasikan secara lisan.
Topik
Gejala alam dan gejala sosiokultural yang lterkait dengan mata pelajaran lain di Kelas X, dengan memberikan keteladanan tentang perilaku peduli, percaya diri, cinta damai, bertanggung jawab.
Multimedia
Foto, gambar, dekorasi, yang membuat tampilan teks lebih menarik
Mengamati
• Siswa membaca/mendengarkan/ menonton berbagai macam teks explanation tentang gejala alam dari berbagai sumber.
• Siswa memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, unsur kebahasaan, maupun format penyampaian/penulisannya teks explanation.
• Siswa belajar membaca cepat untuk mendapat gambaran umum dari teks melalui proses skimming , scanning , untuk mendapatkan informasi tertentu,. dan inferencing untuk mengetahui informasi rinci.

Menanya
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan sturuktur dan unsur bahasa yang digunakan pada teks explanation dalam bahasa Inggris, serta perbedaan teks explanation dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia
Mengeksplorasi
• Siswa membaca/mendengarkan beberapa teks explanation dari berbagai sumber.

• Siswa membacakan teks explanation kepada teman dengan menggunakan unsur kebahasaan yang tepat

• Siswa mengedit sebuah teks explanation yang belum tepat struktur dan unsur kebahasaannya

• Siswa secara berkelompok menuliskan teks gejala alam, terkait dengan mata pelajaran lain di Kelas X dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan

• Siswa melakukan revisi terhadap teks explanation yang ditulis berdasarkan masukan dari teman dan guru.

Mengasosiasi
• Secara berpasangan siswa saling menganalisis teks explanation yang ditulis dengan fokus pada fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan.
• Siswa menyunting teks eksplation yang belum sesuai struktur dan unsur kebahasaan.secara individu.

• Siswa memperoleh balikan (feedback) dari guru dan teman tentang hasil analisis yang disampaikan dalam kerja kelompok.

Mengomunikasikan
• Siswa menyampaikan catatan (Note Taking) saat membaca
• Siswa mempulikasikan hasil editing di Mading kelas
• Siswa membuat jurnal belajar (learning journal)
3.12 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan untuk menyatakan dan menanyakan tentang keterkaitan antara dua benda atau tindakan, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.16 Menyusun teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan menanyakan tentang keterkaitan antara dua benda atau tindakan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.

Teks lisan dan tulis untuk menyatakan dan menanyakan keterkaitan antara dua benda atau tindakan
Fungsi sosial
Menyatakan hubungan satu dengan yang lain
Struktur teks
Both Andi and Joko have come to join the contest. Deni is not only good person but also generous. Either Roni or Iwan will participate in the game…….
Unsur kebahasaan
(1) Kata penghubung (pair conjunction) Both … and; not only … but also; either … or; neither … nor.,
(2) tekanan kata, intonasi,
(3) ejaan, tanda baca, tulisan tangan dan cetak yang jelas dan rapi.
Topik
Berbagai hal terkait dengan interaksi antara guru dan siswa selama proses pembelajaran, di dalam maupun di luar kelas

MENGAMATI
• Siswa mendengarkan dan membaca banyak kalimat untuk menyatakan dan menanyakan keterkaitan antara dua benda atau tindakan, dalam berbagai konteks.
• Siswa mengikuti interaksi untuk menyatakan dan menanyakan keterkaitan antara dua benda atau tindakan selama proses pembelajaran, dengan bimbingan guru.
• Siswa menirukan contoh-contoh kalimat menyatakan keterkaitan antara dua benda atau tindakan
• Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mengidentifikasi ciri-ciri kalimat menyatakan keterkaitan antara dua benda atau tindakan (fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan).
Menanya
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan antar berbagai pernyataan keterkaitan antara dua benda atau tindakan yang ada dalam bahasa Inggris, perbedaan pernyataan dalam bahasa Inggris dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan ungkapan lain, dsb.
Mengeksplorasi
a. Siswa menyatakan dan menanyakan keterkaitan antara dua benda atau tindakan bahasa Inggris dalam konteks menyampaikan informasi atau pendapat dan kegiatanlain yang terstruktur.
b. Siswa melengkapi kalimat dengan kata sambung yang tepat untuk menyatakan keterkaitan antara dua benda atau tindakan.
MENGASOSIASI
• Siswa membandingkan kalimat menyatakan dan menanyakan keterkaitan antara dua benda atau tindakan yang telah dipelajari dengan kalimat-kalimat lainnya.
• Siswa membandingkan antara kalimat menyatakan dan menanyakan keterkaitan antara dua benda atau tindakan dalam bahasa Inggris dengan kalimat dalam bahasa ibu atau bahasa Indonesia.
Mengomunikasikan
• Siswa menyatakan dan menanyakan keterkaitan antara dua benda atau tindakan dengan bahasa Inggris, di dalam dan di luar kelas.
• Siswa menuliskan permasalahan dalam menggunakan bahasa Inggris untuk menyatakan keterkaitan antara dua benda atau tindakan dalam jurnal belajarnya.

3.13 Menganalisis perbedaan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks deskriptif dan teks explanation, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.17 Menyebutkan perbedaan dan persamaan teks deskriptif dan teks explanation, dilihat dari fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaannya.
Perbedaan dan persamaan teks deskriptif dan teks explanation
Fungsi Sosial
Menentukan perbedaan dan persamaan berbagai jenis teks
Struktur teks
a. Perbedaan fungsi social, struktur dan unsur kebahasaan
b. Persamaan dalam unsur bahasa
Unsur kebahasaan
(1) Keterkaitan antara dua benda/kegiatan (Both…and, Neither…nor)
(2) Kalimat sederhana.
(3) Ejaan dan tulisan tangan dan cetak yang jelas dan rapi
Topik kalimat
Diri sendiri, orang tua, kakak, adik, famili, tetangga, dan orang terdekat lainnya.
Mengamati
• Siswa membaca/mendengarkan/menonton berbagai macam teks deskriptif dan teks explanation dari berbagai sumber.
• Siswa memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, unsur kebahasaan, maupun format penyampaian/penulisannya teks deskriptif.dan teks explanation
Menanya
• Dengan pertanyaan pengarah dari guru, siswa Menanya fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan dari teks deskriptif dan teks explanation

• Siswa Menanya tentang perbedaan dan persamaan teks deskriptif.dan explanation
Mengeksplorasi
• Siswa membandingkan sebuah teks deskriptif dengan teks explantion dari berbagai sumber.

• Siswa mengelompokan unsur kebahasaan yang yang digunakan

• Siswa secara berkelompok menuliskan perbedaan dan persamaan antara teks deskriptif dan teks explanation dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan

Mengasosiasi
• Secara berpasangan siswa saling menganalisis teks deskriptif dan teks explanation yang dengan fokus pada fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan.
• Siswa memperoleh balikan (feedback) dari guru dan teman tentang hasil analisis yang disampaikan dalam kerja kelompok.
Mengomunikasikan
• Siswa mempresentasikan hasil analisis kelompok tentang persamaan dan perbedaan dari teks deskripsi dan teks explanation.
• Siswa membuat jurnal belajar (learning journal)
3.14 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari proverb dan riddle, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.18 Menangkap pesan dalam proverb dan riddle.
Ungkapan Proverb tulis dan lisan.
Fungsi sosial
Menyatakan kebenaran dan memberi kan nasehat atau pesan moral dan teka teki .
Struktur teks
Ungkapan baku dari sumber-sumber otentik.
Unsur kebahasaan
(1) Kata, ungkapan, dan tata bahasa yang baku dalam proverb
(2) Ejaan dan tulisan tangan dan cetak yang jelas dan rapi.
(3) Ucapan, rujukan kata, tekanan kata, intonasi, ketika mempresentasikan secara lisan
Topik
Keteladanan tentang perilaku santun, peduli, dan disiplin.
Multimedia
Layout dan dekorasi yang membuat tampilan teks lebih menarik.
Mengamati
• Siswa mendengarkan penggunaan ungkapan proverb dari berbagai sumber dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, unsur kebahasaan, maupun format penyampaian/penulisannya.

• Dengan bimbingan dan arahan guru siswa mengidentifikasi ciri proverb dan riddle

Menanya
Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa Menanya antara lain perbedaan berbagai proverb dan riddle dalam bahasa Inggris, perbedaan proverb dan riddle dengan yang ada dalam bahasa Indonesia, kemungkinan menggunakan ungkapan lain dsb.
Mengeksplorasi
• Siswa mencari proverb dan riddle dari berbagai sumber..
• Siswa berlatih mengidentifikasi proverb dan riddle dengan teman
• Siswa membacakan proverb dan riddle kepada teman
Mengasosiasi
• Siswa menganalisis ungkapan proverb dengan mengelompokannya berdasarkan penggunaan.
• Siswa membandingkan ungkapan proverb yang digunakan guru dengan yang dipelajari dari berbagai sumber lain.
• Secara berkelompok siswa mendiskusikan ungkapan proverb yang mereka temukan dari sumber lain atau budaya lain.
• Siswa memperoleh balikan (feedback) dari guru dan teman tentang fungsi sosial dan unsur kebahasaan yang sampaikan dalam kerja kelompok.
Mengomunikasikan
• Siswa mempresentasikan beberapa proverb dan riddle yang mereka sukai
• Siswa membuat klipping tentang proverb dalam kerja kelompok
• Membuat jurnal belajar (learning journal)
3.15 Menganalisis fungsi sosial dan unsur kebahasaan dari dalam lagu, sesuai dengan konteks penggunaannya.4.19 Menangkap pesan dalam lagu.

Lagu
Fungsi sosial
Menghibur, mengungkapkan perasaan, mengajarkan pesan moral
Unsur kebahasaan
(1) Kata, ungkapan, dan tata bahasa dalam karya seni berbentuk lagu.
(2) Ejaan dan tulisan tangan dan cetak yang jelas dan rapi.
(3) Ucapan, rujukan kata, tekanan kata, intonasi, ketika mempresentasikan secara lisan
Topik
Keteladanan tentang perilaku yang menginspirasi.
Mengamati
• Siswa mendengarkan lagu dari berbagai sumber dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, unsur kebahasaan, maupun format penyampaian/penulisannya.
• Siswa mencoba menirukan pengucapannya dan menuliskan lagu yang digunakan..
Menanya
• Dengan pertanyaan pengarah dari guru, siswa terpancing untuk Menanya fungsi sosial, ungkapan, dan unsur kebahasaan yang digunakan.
• Siswa memperoleh pengetahuan tambahan tentang fungsi sosial, ungkapan, dan unsur kebahasaan dari lagu.
Mengeksplorasi
• Siswa mencari lagu dari berbagai sumber..
• Siswa berlatih memahami isi lagu dengan teman
Mengasosiasi
• Siswa menganalisis lagu dengan mengelompokannya berdasarkan jenis lagu.
• Siswa membandingkan lagu yang disajikan guru dengan yang dipelajari dari berbagai sumber lain.
• Secara berkelompok siswa mendiskusikan lagu yang mereka temukan dari sumber lain atau budaya lain.
• Siswa memperoleh balikan (feedback) dari guru dan teman tentang fungsi sosial dan unsur kebahasaan yang sampaikan dalam kerja kelompok.

Mengomunikasikan
• Siswa menyanyikan lagu dalam kerja kelompok
• Siswa menyanyikan lagu dalam kegiatan bermain peran
• Siswa menyanyikan dalam konteks komunikasi yang wajar di dalam kelas, dengan memperhatikan fungsi sosial, ungkapan, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai dengan konteks
• Membuat jurnal belajar (learning journal)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s